|
Program Kemdiknas, Hibah PTS ke Universitas Borobudur Tidak Transparan |
|
|
Oleh : Antoni F |
|
| |
Sunday, 06 November 2011 | |
|
Rektor Prof. Dr. H. Basir Barthos Belum Memberikan Jawaban
Program Kemdiknas, Hibah PTS ke Universitas Borobudur Tidak Transparan
Jakarta, SPB
Pelaksanaan Program Hibah Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PHP-PTS) Tahun 2010 di Universitas Borobudur di Jakarta dinilai tidak transparan. Hal ini terlihat jelas ketika Rektor Universitas Borobudur yang menutup-nutupi dan tidak merespon konfirmasi Redaksi SPB yang diajukan kepadanya beberapa waktu lalu terkait pelaksanaan program dari Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) tersebut.
Prof. Dr. H. Basir Barthos, Rektor Universitas Borobudur sampai diturunkannya berita ini belum memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan konfirmasi yang diajukan SPB. Seperti pertanyaan siapa saja nama Ketua Panitia Lelang, Panitia Lelang, Pejabat Pembuat Komitmen dan Kuasa Pengguna Anggaran Pengadaan Barang Program Hibah Pembinaan PTS 2010 – Universitas Borobudur tersebut dan apa jabatannya di jajaran Universitas Borobudur, tidak sanggup dijawab oleh Basir Barthos termasuk pertanyaan-pertanyaan penting lainnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
PDT Tahun 2011 Momen Kebangkitan Kembali Dunia Kepariwisataan di Sumut |
|
|
Oleh : Bern/AF |
|
| |
Sunday, 06 November 2011 | |
|
Plt Gubsu :
PDT Tahun 2011 Momen Kebangkitan Kembali Dunia Kepariwisataan di Sumut
Medan, SPB
Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST sangat mendukung dan berharap bahwa kegiatan Pesta Danau Toba Tahun 2011 ini merupakan momentum kebangkitan kembali dunia kepariwisataan di Sumatera Utara khususnya Danau Toba yang mana danau toba telah ditetapkan menjadi tujuan wisata tingkat nasional dalam road map (peta kepariwisataan) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Tindakan Pimpinan Otorita Asahan, Dirut PT Inalum Harus Bertanggung Jawab |
|
|
Oleh : Tim |
|
| |
Sunday, 06 November 2011 | |
|
Tindakan Pimpinan Otorita Asahan,
Dirut PT. INALUM Harus Bertanggung Jawab
Tim Sinar Pagi Baru akan membuat Buku : 1. Penelusuran Bakat Penerima Bea-siswa Dana CSR PT. INALUM; 2. Penelusuran Pengembangan Penerima Dana Bergulir Dana CSR PT. INALUM dan 3. Buku Penelusuran Reboisasi (Ekosistem) yang Dananya dari CSR PT. INALUM, yang ke tiga tiganya disalurkan oleh Otorita Asahan mulai tahun 2002/2003 dari dana sekitar Rp 500.000.000.000,-- (Lima Ratus Miliar) Rupiah dan terus bertambah yang seharusnya membuat rakyat sekitar Danau Toba seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbahas, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba-Samosir, Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kota Tanjung Balai menjadi sejahtera.
Maka Redaksi memuat nama-nama Penerima Bea-Siswa mulai tahun 2003/2004 sampai tahun 2009/2010 secara bertahap dan terus menerus, setiap terbit. Walau Redaksi tahu, Pemberian Bea-siswa, Pemanfaatan Dana Reboisasi sejauh mana fakta lapangan sekarang, dan Pemberian Dana Bergulir Miliran dari PT. INALUM, sedang Otorita Asahan hanya selaku perantara yang masih perlu diteliti kebenarannya. Khusus pemberian Dana Bergulir tahun 2002/2003 sampai tahun 2008 oleh Otorita Asahan diberikan secara pilih kasih, Warga Kabupaten Samosir, warga Kabupaten Simalungun, Warga Kabupaten Tanah Karo, dan warga Kota Tanjung Balai tidak diberi. Cara pemberiannya juga masih akan diinvestigasi, karena melalui Bank Sumut dan BRI.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
PKK Provinsi Jambi Kunjungi Sanggar Batik Jambi |
|
|
Oleh : Soc/Berlin/AF |
|
| |
Wednesday, 26 October 2011 | |
|
PKK Provinsi Jambi Kunjungi Sanggar Batik Jambi
Jambi, SPB
Hj. Yusniana Hasan Basri bersama Tim PKK Provinsi Jambi mengunjungi ke Balai Kerajinan Rakyat “Selaras Pinang Masak” Jambi pada hari Jumat pekan lalu. Kedatangan Hj. Yusniana bersama Tim PKK Provinsi Jambi ini disambut oleh Ibu Camat beserta ibu ibu PKK kelurahan Mudung Laut, Seberang Kota Jambi..
Pada kesempatan itu Hj. Yusniana memberikan arahan kepada Ketua Sanggar setempat agar motif lama batik Jambi tetap dipertahankan dan diharapkannya bisa menambah kreasi motif alam, sebagai variasi. Banyak motif yang menjadi ciri khas Batik Jambi, akunya. Katanya, namun ada beberapa yang diungkapkan Hj. Yusniana dengan nama ,Batik “Durian Pecah”, “ Kapal Sanggat”, dan “ Angso Duo,” , ujar Hj. Yusniana.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Pembukaan Jalan Tanjung Lesung – Sumur Telan Anggaran 17 miliar |
|
|
Oleh : Zul/AF |
|
| |
Wednesday, 26 October 2011 | |
|
Pembukaan Jalan Tanjung Lesung – Sumur Telan Anggaran 17 miliar
Banten, SPB
Tanjung Lesung-Sumur merupakan daerah yang memiliki potensi alam yang memikat khususnya wilayah pantai yang sangat indah merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, sehingga daerah ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, diantaranya menindak lanjuti pembukaan lahan untuk akses jalan Tanjung Lesung hingga menembus Ke wilayah Kecamatan Sumur, yang menelan dana yang tidak tanggung-tanggung sebesar Rp.17.000.000.000,-
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
Oleh : darsum/mansur |
|
| |
Wednesday, 26 October 2011 | |
|
PT.Dewu Buang Limbah Cair Berwana Merah, Warga Mengeluh
Bekasi, SPB
Akhir akhir ini para pengusaha yang ada di Kabupaten Bekasi sudah tidak memperdulikan lagi aspek keseimbangan lingkungan, di pikiran mereka bagaimana caranya mendapatkan keuntungan sebanyak banyaknya dari perusahaan yang mereka kelola. Bahkan mereka (pengusaha-red) sudah tidak memperdulikan lagi dampak yang akan timbul terhadap masyarakat sekitar dari hasil buangan limbah pabrik yang semena-mena itu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Proyek Kementerian Perhubungan Sudah Mulai Rusak |
|
|
Oleh : yoss/Zulkaida/AF |
|
| |
Wednesday, 26 October 2011 | |
|
Menyisakan Masalah?
Proyek Talud Kementerian Perhubungan Sudah Mulai Rusak
Banten, SPB
Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang belum lama ini melakukan kegiatan Pemeliharan berupa rehabilitasi Talud, yang berada di Bibir Pantai Pelabuhan Perikanan Teluk Labuan Banten, masih menyisakan masalah. Karena, menurut Investigasi Sinar Pagi Baru (20/10/2011) lalu Proyek yang menelan Dana kurang lebih Rp 300.000.000 dengan Volume 125 M ini, mulai mengalami kerusakan dan konon menurut sejumlah sumber hingga kini Kusnadi Direktur CV. Mandala Giri kontraktor pelaksana kegiatan pembangunan Talud ini belum juga terlihat.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Proyek Kementerian PU Nyaris Menelan Korban Jiwa |
|
|
Oleh : Tim/Yun/AF |
|
| |
Wednesday, 26 October 2011 | |
|
Masyarakat Resah:
Proyek Kementerian PU Nyaris Menelan Korban Jiwa
Bogor, SPB
Proyek Pelebaran Jalan Batas Depok/Bogor (Salabenda-Parung), Kementerian Pekerjaan Umum yang dikerjakan oleh PT. Angkasapuri Konsursindo, diduga bermasalah dan nyaris menelan korban jiwa. Salah satu penyebabnya adalah karena kontraktor tidak memasang pengaman (Police Line) pada proyek yang saat ini pengerjaannya sedang berlangsung itu.
Menurut Sahit, warga Condet yang mengalami kecelakaan di jalan tersebut ketika dikonfirmasi SPB mengatakan, ketika dirinya melintas Jalan Raya Kemang, motornya menabrak tiang beton pembatas, yang jelas-jelas tidak diberikan rambu rambu dan pengaman. Selain itu di sepanjang proyek jalan tersebut, tidak ada penerangan, ungkapnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Kreatifitas Tidak Ada Matinya! |
|
|
Oleh : Antoni Fernando |
|
| |
Wednesday, 19 October 2011 | |
|
Kreatifitas Tidak Ada Matinya!
Angka “7” (Tujuh) Mempunyai “Makna Tersendiri” Bagi Mari Elka Pangestu
Jakarta, SPB
Angka “7” (tujuh) mempunyai makna tersendiri bagi Mari Elka Pangestu yang sudah tujuh tahun mengabdi sebagai Menteri Perdagangan dan sejak 19 Oktober 2011 resmi dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Banyak angka 7 rupanya dari Ekonomi Kreatif,” kata Mari Elka Pangestu kepada wartawan termasuk SPB di Istana Presiden Jakarta Pusat (19/10/2011).
Dijelaskan Mari Elka, “Kontribusi dari ekonomi kreatif terhadap kinerja ekspor nonmigas Indonesia saat ini 7,6 persen atau sekitar 140 Trilyun. Terhadap peningkatan PDB (produk domestik bruto-red) Indonesia 7,7 %, Ekspor 7%, Tenaga Kerja 7,7 juta atau 7 persen dari tenaga kerja, dan angkatan kerja 7,7”, jelas Mari Elka sambil tersenyum kepada wartawan.
Lebih lanjut Mari Elka kepada wartawan SPB mengatakan, Ekonomi Kreatif punya potensi yang luar biasa karena kreatifitas tidak ada matinya. Mengenai bagaimana Ekonomi Kreatif itu sudah ada cetak birunya, kita tinggal menerapkan cetak biru itu dan dalam cetak biru tersebut sudah ada target,” jelas Mari Elka sambil mengatakan akan membentuk Ditjen Ekonomi Kreatif.
Sementara itu Menteri ESDM Jero Wacik yang sebelumnya menjabat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata kepada wartawan SPB mengatakan, “Tujuh tahun lalu saya pada waktu 2004 waktu saya dilantik jadi Menteri Budpar saya diunder-estimated. Ada yang bilang Jero Wacik itu tidak ngerti Pariwisata, tapi itu saya jawab dengan kerja dan bisa dilihat sekarang Pariwisata, begitu juga di ESDM nanti saya akan bekerja keras dan tekad bulat karena sudah tugas negara dan dimanapun saya juga siap kerjakan,” jelas Jero Wacik.
Lebih lanjut Jero Wacik mengatakan, ”Saya juga tidak lupa almamater saya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Dengan saya diangkat jadi Menteri ESDM, saya akan upayakan CSR dari perusahaan-perusahaan pertambangan tersebut supaya juga untuk dikontribusikan ke Pariwisata dan Kebudayaan lokal sesuai dengan aturannya,” ungkap Menteri ESDM Jero Wacik.
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar kepada wartawan SPB di Istana Presiden mengatakan,"Mengenai program ke depan, kita tinggal melanjutkan yang sudah ada khususnya pencapaian target wisata kita. Mengenai Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu sangat berhubungan dan bila dipadu merupakan potensi yang luar biasa," kata Sapta Nirwandar sambil mengatakan untuk itu ia akan bekerja keras lagi. (Antoni Fernando)
,
|
|
Last Updated ( Wednesday, 19 October 2011 )
|
|
|
Menteri dan Wamen yang Dilantik |
|
|
Oleh : Antoni Fernando/Bahar |
|
| |
Wednesday, 19 October 2011 | |
|
Menteri dan Wakil Menteri yang Dilantik
Jakarta, SPB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (19/10/2011) melantik 12 menteri baru dan 13 wakil menteri baru hasil perombakan kabinet. Pelantikan dilakukan di Istana Negara dan dihadiri Wakil Presiden Boediono dan segenap menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.
Dari liputan wartawan SPB di Istanan Kepresidenan, berikut nama pejabat-pejabat menteri, pejabat setingkat menteri, dan wakil menteri yang dilantik tersebut:
|
|
Selanjutnya...
|
|
|